Kejutan Hidup

Sebelum mulai, sedikit insight berdasarkan rasi bintang dan horoskop hanya sebagai panduan untuk mungkin kalian bisa memahami maksud dari tulisan dan ungkapan cerita di bawah 🙂 Share Your Results: https://mychart.thecosmicrx.com/results/R8VVG

Siapa yang tidak pernah menemui kejutan dalam hidupnya walau hanya 1 kali atau mungkin berkali-kali. begitu juga dengan aku, kejutan-kejutan selama hidup 31 tahun. Baru saja terjadi, entah apa yang aku rasakan, bahagia? mungkin, sedih? tidak juga, bingung? mendekati, tenggelam dalam kenyataan yang mungkinkah ini kenyataanya? menuju tepat. jadi kenapa?

jadi begini, karena selama ini, aku selalu tidak pernah atau berusaha sekuat tenaga untuk tidak menaruh harapan tinggi terhadap apa pun yang aku jalani di kehidupan ini, pasti akan selalu ada rasa yang mengambil tempat untuk, ah bersiaplah kecewa, dengan begitu cerita hidup ini tidak terlalu mengejutkan. dikecewakan? sudah makanan biasa bagiku. tapi bagaimana bila akhirnya jika kejutan bahagia yang tidak pernah aku duga akhirnya datang dan mungkin akan terjadi ? overwhelmed? exactly. kenapa? karena bila sudah sering memakan rasa kecewa, apabila pada akhirnya mendapat berita baik rasanya justru tidak seperti orang kebanyakan, rasa seperti.. ah, tidak mungkin dan sebagainya. ironis ? mungkin. segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang benar-benar pasti, walaupun ada seseorang datang berjanji padamu “tidak akan pernah ada kata-kata untuk pergi” tidak usah di pikirkan dengan hati bahagia. janji manusia mana yang bisa benar-benar ditepati. oleh karena itu, aku yang lemah ini, yang sudah mungkin tidak mampu untuk merasakan debaran bahagia yang hakiki karena aku tau..suatu hari kecewa akan datang.

Sedetik lebih lama (part 2)

Disclaimer : it might not related previous story but I try to draw the same line and experience I have been through. I mean I am still legitly felt the same thing, just this goddamn expectation never went well. ALL. THE. TIME.

Kadang kala berbuat baik saja tidak cukup, menjadi orang baik saja tidak cukup tapi kita harus EXTRA dan SUPER pengertian, kadang di kepala sering bertanya, kenapa kita harus terkadang dengan ringannya meminta orang memahami segala cacat dan kekurangan kita sedangkan kita tidak pernah berusaha memahami kekurangan orang lain itu sendiri, dengan mengedepankan ego diri masing-masing, kadang bertanya dapat apa dengan menjadi egois? 

sisi lucunya adalah dikala kita berusaha memahami kesusahan dan kekurangan orang lain, manusia cenderung terlanjur nyaman dengan asupan pengertian yang kita berikan di titik ini lah terkadang niat baik itu goyah, dengan melihat titik ketidak pekaan orang sekeliling bahwa “hey, gue ini sekarang berusaha menjadi orang yang bisa setidaknya mengurangi kesusahan elo” tapi tidak demikian kawan dengan orang itu yang bisa memberikan kita ketenangan dengan setidaknya dengan tidak bertindak egois dan bodoh seolah-olah sudah terlepas dari masalahnya menjadikan kita ajang pemanfaatan kesekian kalinya dengan “ah dia emang baik ini orangnya” ??? jadi dengan menemukan fakta di lapangan seperti itu sering kali kita bisa dengan mudah merasa terkhianati oleh niat baik itu sendiri. karena sekali lagi, niat baik saja tidak cukup TAPI harus EXTRA PENGERTIAN. saya tidak merujuk sama sekali dengan kaitannya pada beberapa kepercayaan e.g muslim,kristen,hindu etc, saya berekspresi berdasarkan naluri yang umumnya manusia punya. setelah semua usaha dan cara di tempuh untuk berdamai dengan diri sendiri, saatnya hubungan vertikal ini dengan Tuhan ambil bagian, karena pada dasarnya Tuhan ingin kita berpikir, merasakan, melihat. belajar, dan terakhir bersyukur dan memahami.

Di usia sekarang ini jadi sering kali berpikir, dan berulang kali mencari apa yang saya butuhkan sebenarnya? apa arti hidup ini dengan segala bumbu drama dari orang sekitar yang kita temui? dengan segala sudut pandang, ilmu, tekanan sosial, tekanan mental, tekanan strata sosial, tekanan pencapaian, tekanan demi tekanan kita jalani, walau mungkin tidak sepenuhnya kita menjalani semua tekanan itu 100% tapi bisa di pastikan 80%nya adalah makanan sehari-hari. seperti istilah “somewhere only we know” hanya kita yang tau ingin kemana tapi bila dipikirkan kembali.. apa gunanya pencarian ini? sekali lagi saya ini diluar konteks kepercayaan yang kita punya, tentu jika dihubungkan dengan konteks kepercayaan (Agama) yang kita tau, jawabannya kita sudah tau. namun tidak bisakah kita juga mencari jawaban diluar konteks diatas? kepada siapa sebenarnya pembuktian diri ini tertuju ? siapa? orang tua? kolega? pasangan? anak? sanak saudara? masyarakat? kenapa mereka butuh itu semua ? siapa yang memulai ini semua? padahal jika sekali lagi kalau kita ingin mengkaitkan dengan kepercayaan yang sudah ada atau yang kita yakini suruhan Tuhan itu simpel sekali, beribadah dan bersyukur dan berbuat baik. memang ada si iblis yang tidak senang dengan kecintaan Tuhan dengan umat paling sempurna di dunia (berdasarkan apa yang sudah aku percayai bersumber dari kitab yang sudah saya baca) tapi bukankan bisa saja,kita abaikan bisikin laknat mereka, itu adalah keistimewaan yang TUHAN beri sudah layaknya kita dengan sendirinya menyadari dan memilih yang baik-baik itu. tapi baiklah, sekali lagi ini bukan kajian yang konteksnya dengan religi, hanya saja, pertanyaan demikian sering berbunyi di kepala sampai pada akhirnya menyadari jiwa ini masih mengembara untuk pencarian makna hidup ini sesungguhnyta. karena kenyataannya hidup tidak lah sesimpel “Berbuat baik kala hidup dan mati lalu masuk surga” karena hidup untuk saling mengisi, mengisi kesedihan, kebahagian, kelebihan, kekurangan, ketenengan, kegelisahan, kecemasan, keceriaan. lelah sekali jiwa ini. lelah berusaha menjadi sempurna dan berharap sudah bisa diterima niat baik di setiap perbuatan, dan mencemaskan hal-hal yang tidak diperlukan.

mau tidak mau, itu semua akan terjalani dengan sendirinya. pada akhirnya jalan harus dilalui, pilihan hanya mau atau tidak.

Irene – bali 2020

Do you agree ?

Sedetik Lebih Lama (part 1)

Dia berlari ke arah deburan pantai itu, berlari seakan di antara ombak-ombak yang menderu biru itu ia dapat bersembunyi, lucu sekali pikirnya, mengapa di tempat umum seperti ini aku malah bisa merasa tenang ? ini jelas ada yang salah, gumamnya lagi. beberapa detik ia sadar sudah akan semakin dekat dengan batas antara pasir yang dipijaknya dengan lautan. Ia harus kuat, Ia harus bisa mengalahkan semua rasa takut itu. bukan untuk mencari jalan keluar yang pintas dan Ia sadar jika Ia memilih itu penyesalan akan tidak kunjung hilang Ia tau persis itu salah lalu Ia memundurkan langkah hingga ia hampir saja menabrak orang di belakangnya, ups! sorry, ujarnya. terduduk kembali di tepi pantai, waktu sudah menunjukan pukul 5.45 sore baru ia sadar betapa indah pemandangannya saat ini matahari seakan menyeringaikan senyumnya mengucapkan “selamat beristirahat jiwa-jiwa yang lelah” Ia menyeringai dan menghela nafas panjang, tiba-tiba rasanya ingin berteriak sekuatnya, dadanya terasa sesak menahan segala amarah dan kecewa beberapa bulan ini, pikirannya berkecamuk, Ia sunyi, siapa akan mendengarkannya? kembali Ia melihat layar smart phonenya, huh tidak ada siapa-siapa yang bahkan berpura-pura menanyakanku. pikirnya. kembali menghela nafas panjangnya lagi, kali ini Ia lihat matahari telah sudah hanya semburat oranye saja tapi Ia masih ingin sekali rasanya meresapi kesendirian ini dan masih ingin melamparkan segala pertanyaan yang ada di kepalanya, apa yang salah dengan dirinya ? siapa dirinya yang sekarang di tanah asing namun bukan tempat yang jauh namun disini juga bagian dari dirinya. apakah Ia masih dalam proses pencarian jati dirinya? kenapa semua kekecewaan itu Ia rasakan lagi? apakah Ia telah menjadi seseorang yang sangat tidak baik untuk orang lain ? semua itu hanya beberapa pertanyaan yang ada di kepalanya beberapa bulan belakangan ini, sehingga Ia berpikir bersembunyi di tempat ini di pantai yang indah ini bisa membuatnya berpikir jernih. Pikirannya sudah terlalu penuh tetapi bukan serta merta Ia bisa keluarkan dan tanyakan langsung, bukan tidak berani hanya saja Ia tau persis seperti apa dirinya jika Ia sudah membuka suara. Tak terasa air matanya luruh juga seketika deburan ombak kini semakin terdengar syahdu biasanya Ia penakut, tapi entah kenapa kali ini seakan suara samudra dan angin menjadi pendengarnya, perasaan aneh ini yang diberikan semesta padanya entah kenapa menjadikannya semakin kuat, tidak boleh pikirnya tidak boleh menyerah, aku akan menangis disini saja, dengan mereka (ombak samudra,desiran angin,dan langit yang indah ini) batinnya. Semesta ini sungguh indah dan magis. Ia hanya seorang disini, Ia memberanikan diri menepi ke tempat yang lebih tenang dan tidak kenal siapa-siapa, tanpa pikir panjang kala itu hanya ingin segera bercerita dengan “mereka” dan menangis sejadi-jadinya. sadar hari semakin gelap, Ia bergegas pergi dan kembali ke hotel, nasib baik hotel itu juga tidak banyak orang menginap, Ia bisa merebahkan dan memejamkan matanya dengan tenang jika Ia bisa tidur kali ini. Bukan Ia ingin sekali menyendiri seperti ini seakan-akan tidak ada lagi orang yang peduli dengan dirinya. tetapi setelah Ia pikir kembali, memang tidak ada. Baiklah aku akan menikmati semua waktu yang aku punya sekarang bebas dari orang-orang yang kerap membuatnya kesal setidaknya 4 hari ini harus dipergunakannya dengan baik untuk me-recharge kembali energynya yang beberapa bulan ini terkuras sudah dengan segala tingkah polah rekan sepekerjaan dan juga rekan serumahnya yang sampai detik ini juga tidak ada bertanya dimana keberadaannya. “Haha, manusia-manusia hipokrit” ujarnya getir. – bersambung..

Wildfire – SYML

Darling, please take my hand Please get up, rise to stand I can’t be the one to sing your song ‘Cause I believe it’s not your fault Don’t be scared, you are my rock Nothing’s gonna hold you down for long Sometimes we break so beautiful And you know you’re not the only one I breathe you in so sweet and powerful Like a wildfire burning up inside my lungs I’m burning up, ooh, ooh, ooh, ooh, ooh I’m burning up, ooh, ooh, ooh, ooh, ooh ooh, ooh ooh I’m burning up In good time, you’ll come to know When you release, when you let go You can find yourself where you belong You’re not a curse, you’re not too much You are needed here, you are enough And nothing’s gonna hold you down for long Sometimes we break so beautiful And you know you’re not the only one I breathe…

I have no idea, this song is totally get me in some way.. too good to be true! ❤

Finding Soul… part 3

2X in relationship,2x affairs, and countless hooked up


I found this randomly and I love it, I will try put music in every blog that I wrote, so you can get the feeling when you read my writing ❤

By the time I’m writing this blog, I’m in Starbucks and I hate their new non-plastic straw, just being honest…I mean, dear fellow mortals, if you know plastic is dangerous to our mother earth then WHY on earth you created?? making zero solution to solve the dump from plastic until now? sometimes…human is too smart yet too stupid at the same time. I shouldn’t put the title there is finding soul haha…but um, I am too lazy to think other titles that relate with my thoughts here. (anyway, a few meters from there is a couple who blatantly make out here in public area, geez…dude get a room!)
why did finding a soul is a matter to me? it’s because I have too many dreams and goals, and person that I wish to be when I grow up and contributing more to the world, but then I realized that I had nothing to created and connect to something that can make my dream come true, but I do so grateful of all everything that I already tried to accomplish the whole year, even though my relationship with my mom has not yet got any better, but I’m trying. you know when you getting older you begin to realize that your dream life and goals are 70% different from what your parent’s wish you to be, yet they are still counting on you for the financial reason. this is the struggle that always makes me more passionate about what I want to achieve although the step and the way is not an easy road. I’m going through everything is just by myself went abroad out of my hometown for several years as a stranger and building up my relationship through my 20s in someplace that completely new and nothing much I know about it. well, the country is not that too far but yeah still I need to keep my head up and learn everything from the basic, basically how I engaged with people there and adapt my behaviour, it was really hard. hard because I had to face a new culture, new habits, a new race, it such an eye-opening moment for me, how these experiences are the blessing from God and the path that I choose to see another side of the world than just listened to it from other people. Things that I never thought myself will be involved in a world I never imagined and would felt so deeply, It’s being in love with foreign people for the first time. I was young, I was so believed in an idea to being loyal and in love, make a relationship and married and build a home that we called a family together, it was simple it was dreamy days I have ever felt my whole life.

My Love For Dance

In my early childhood I have been so close with dancing, since I was kindergarten that hobby is my first love, I kept making my routine and involved in some dance classes until I reached 15 years old, I am into traditional dance where I came from Sundanese folk dance, I love dancing following the beat from “gendang” it gives me sort of like an orgasm when you start to move your body and hit the note in the rhythm that makes you so enthusiastic to execute every step…whoa! what a joyful moment for me. But I’m 30yo now, 15 years retired from those beautiful moves, now dancing only if I happen to spend my time in club or some bar. You know 20’s life kinda days.. lol.
so here it goes, my favourite dance routine from Nicole Kirkland’s choreography is such an AWESOME!! the moves just flawless and every beat she executed with smoothly…go check this one out!

ps: Nicole is one of my favourite choreographer from The USA. I follow so many choreographers on Instagram or youtube, they work all amazing ❤

AYEEEE!!!! THOSE BEAT AND MOVES !!